Aku Dina, mantan Senior Backend Engineer di payment gateway. Selama bertahun-tahun aku mengejar kecepatan: sistem transaksi jutaan per hari, on-call, burnout. Lalu aku resign, bukan untuk berhenti bekerja, tapi untuk bekerja dengan cara yang tidak merusak hidup.

Sekarang aku menjalankan hidup yang lebih tenang: kerja lebih sedikit, hidup lebih hadir, dan AI yang mengerjakan bagian yang sibuk. Hidup tenang dengan AI bukan milik engineer saja, dan aku buktinya.

Di blog ini aku menulis tentang:

  • cara membangun second brain yang sederhana dan bertahan
  • memakai AI sebagai alat, bukan sumber stres baru
  • bekerja selaras dengan energi, bukan melawan tubuh
  • keputusan kecil yang membuat hidup terasa lebih lapang

Tulisanku dalam Bahasa Indonesia, santai tapi presisi. Kalau kamu capek dengan kecepatan hidup, kamu di tempat yang tepat.